Analisis yang ditulis Alimatul Qibtiyah terhadap persoalan gender. Sebagian artikel yang ada dalam kategori Analisis pernah dipublikasikan melalui media-media lain, baik cetak maupun elektronik.

Blog Opini

Hakikat Pemimpin Muqsit

Menjelang pemilu banyak calon pemimpin Indonesia yang tampil. Baik melalui media cetak, elektronik, maupun di dunia maya dan di acara-acara lain seperti silaturahmi, dan seminar di kampus, maupun di masyarakat. Sebagai warga Indonesia yang baik, warga Aisyiyah dan Muhammadiyah akan menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2014 sebagai wujud dari tanggungjawab untuk menentukan masa depan Indonesia.

Blog Opini

Feminist’s Respond on Pornography (4)

The strengths of pro-sex arguments Most pro-sex feminisms’ arguments are based on the criticism of the anti-pornography point of view that pornography is an important direct cause of violence against women and that it supports misogynist ideology indirectly (Patton 379). Anti-pornography feminisms see patriarchy, violence and discrimination against women as hatred. In their eyes, men […]

Blog Opini

Feminist’s Respond on Pornography (3)

The weaknesses of anti-pornography arguments Anti-pornography feminisms argue that pornography causes violence against women. In my opinion this argument seems weak in some extent because in some cultures although they do not use pornography, violence against women also exists. In other words, banning pornography will not automatically stop the violence. Another reason is that some […]

Blog Opini

Feminist’s Respond on Pornography (2)

The strengths of anti-pornography arguments The strengths of anti-pornography feminists’ arguments are that pornography is a system for degrading women, objectifying women, perpetuating women subordination, and often ignores women’s rights. In the late 1970s, in the US, the anti-pornography movements started to campaign against misogynist, violent sexuality that victimizes and oppresses women such as rape, […]

Blog Opini

Feminist’s Respond on Pornography (1)

Perdebatan RUU APP menuntut para feminis untuk menentukan sikapnya dalam melihat pornografi dan perempuan. Tidak semua feminis mempunyai satu kata tentang Undang-undang pornografi. Anti pornografi feminis berpendapat bahwa pornografi pada dasarnya merendahkan, menimbulkan kekerasan dan menjadikan perempuan sebagai objek sexual. Sementara mereka yang pro-sex berargumen bahwa pornografi adalah salah satu cara untuk melihat sexualitas perempuan […]

Blog Opini

Kartini dan Label Feminis

Istilah yang banyak dilekatkan pada nama RA Kartini adalah kata feminis dan emansipasi perempuan. Terkait dengan istilah feminis, masih banyak terjadi kesalahpahaman masyarakat kita dalam memahami kata feminis. Bahkan ada yang antipati dengan kata-kata tersebut dikarenakan adanya anggapan negatif pada kata feminis yang berkembang di masyarakat, misalnya gerakan pemberontakan terhadap kaum laki-laki, upaya melawan pranata […]

Blog Opini

Intervensi Malaikat dalam Hubungan Seksual (3-Habis)

Alternatif Pemikiran  Hadis tersebut secara tesktual memiliki arti bahwa jika isteri menolak ajakan suami maka akan dilaknat malaikat. Menurut penulis ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, bagaimana bahasa yang digunakan dalam hadis tersebut (analisis bahasa). Kedua, bagaimana pendekatan fiqh yang digunakan (pendekatan hukum). Ketiga, bagaimana kondisi fisik dan psikologis yang baik dalam hubungan seksual […]

Blog Opini

Intervensi Malaikat dalam Hubungan Seksual (2)

Pandangan Para Imam tentang Matan Hadis  Fenomena keberagaman manusia dalam wacana studi agama saat ini dapat dilihat dari pendekatan normativitas ajaran wahyu dan historitas interpretasi manusia terhadap ajaran tersebut.[1] Normativitas ajaran wahyu pada umumnya dibangun melalui pendekatan doktrinal teologis, sedangkan historitas keberagaman manusia dibangun melalui berbagai pendekatan keilmuan sosial keagaman yang bersifat multidisipliner, baik pendekatan […]

Blog Opini

Intervensi Malaikat dalam Hubungan Seksual (1)

Di Indonesia, wacana perempuan, agama, dan seksualitas bukanlah hal yang baru, apalagi diskursus perempuan dalam perkawinan, hubungan suami-istri dalam keluarga, hak dan kewajiban suami istri dalam keluarga sudah menjadi pembahasan yang intensif di masyarakat. Buku-buku tentang keluarga sakinah, keluarga barokah, mengatasi masalah perkawinan juga banyak bermunculan di masyarakat. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Indiyah (1999), […]